Minggu, 23 Maret 2014

kliping PKN

Tugas Kliping untuk SMA/MA Tahun ajaran 2013/2014

D

I

S

U

S

U

N

Oleh: Dedek Romario

Guru Pembimbing: Edi Stiawan s.p.d

Tahun Ajaran 2013-2014


Pengertian Budaya Politik
Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli seputar budaya politik, setelah pada artikel sebelumnya menjelaskan Pengertian Budaya Politik kali ini Info Terbaru akan berikan di dalam artikel ini tentang pengertian budaya politik menurut beberapa ahli.
sebenarnya masih banyak pengertian-pengertian menurut para ahli lainnya ye tapi mungkin di bawah ini juga cukup bagi saya atau bahkan anda.
Almond dan Verba
Budaya Politik merupakan sikap orientasi yang khas dari warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara yang ada dalam sistem itu.
Warga Negara senantiasa mengidentifikasikan diri mereka dengan simbol-simbol dan lembaga kenegarran berdasarkan orientasi yang mereka miliki.

Samuel Beer
Budaya politik adalah nilai-nilai keyakina dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yanga harus dilaksanakan ileh pemerinta.
Rusadi Sumintapura
Budaya politik tidak lain adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang di hayati oleh para anggota suatu sistem politik.

Sidney dan Verba
budaya politik terdiri atas sebuah sistem kontrol yang berhubungan dengna keyakinan-keyakinan, Verba menyarankan sejumlah dimensi budaya politik, khususnya negara bangsa, dengan sesama warga negara, serta dengan proses pengambilan keputusan input politknya.
Miriam Budiardjo
Budaya politik adalah keseluruhan dari pandangan-pandangan politik, seperti norma-norma, pola-pola orientasi terhadap politik dan pandangan hidup pada umumnya.

Rusadi Kantaprawira
Budaya politik merupakan persepsi manusia, pola sikapnya terhadap berbagai masalah politik dan peristiwa politik terbawa pula ke dalam pembentukan struktur dan proses kegiatan politik masyarakat maupun pemerintah(an), karena sistem politik itu sendiri adalah interrelasi antara manusia yang menyangkut soal kekuasaan, aturan dan wewenang (Kantaprawira, 1999:26).

Mochtar massoed
Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.
Albert Widjaja
Budaya politik adalah aspek politik dari sistem nilai-nilai yang terdiri ide, pengetahuan, adat istiadat, tahayul dan mitos. Kesemuanya ini dikenal dan diakui sebagain besar masyarakat. Budaya politik tersebut memberi rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan norma lain.

Pengertian Budaya Demokrasi
Pengertian budaya demokrasi
Kata demokrasi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu demos yang berarti rakyat, kratos/cratein yang berarti pemeritahan , sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat.
Konsep ini menjadi sebuah kata kunci dalam bidang ilmu politik. Karena demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik sebuah Negara.

Menurut kamus besar Indonesia, demokrasi merupakan isitilah politik yang berarti pemerintahan rakyat. Hal tersebut dapat diartikan bahwa dalam sebuah Negara demokrasi kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat dan dijalankan langsung oleh mereka atau wakil-wakil yang mereka pilih dibawah sistem pemilihan bebas.
Dengan demikian sebagai sebuah konsep politik, demokrasi adalah landaasan dalam menata sistem pemerintahan Negara yang terus berproses ke arah yang lebih baik dimana dalam proses tersebut.
Kebebasan dan demokrasi sering dipakai secara timbale balik, tetapi keduanya tidak sama. Sebagai suatu konsep demokrasi adalah seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan yang mencakup seperangkat praktikyang melalui sejarah panjang. Dan pendeknya demokrasi adalah pelembagaan dari kebebasan .
Dengan demikian demokrasi merupakan konsep yang bersifat multidimensional, yaitu secara filosofis demokrasi sebagai ide, norma, dan prinsip. Secara sosiologis demokrasi sebagai sistem social dan secara psikologis sebagai wawasan sikap dan perilaku individu dalam hidup bermasyrakat dan bernegara.

Prinsip-prinsip budaya demokrasi
Demokrasi sebagai sistem politik yang dianut sebagian Negara di dunia. Didalam buku Introduction to Democratic Theory menurt Henry B. Mayo mengungkapkan prinsip dari demokrasi yang akan mewujudkan suatu sistem politik yang demokratis. Adapun prinsip-prinsip tersebut antara lain :
a.Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga b.Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah c.Menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur d.Membatasi pemakaian kekerasan sampai minuman e.Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman f.Menjamin tegaknya keadilan

Kemudian, suatu Negara dapat disebut berbudaya demokrasi apabila memiliki soko guru sebagai berikut: a.Kedaulatan rakyat b.Kekuasaan mayoritas c.Hak-hak minoritas d.Jaminan HAM e.Proses hokum yang wajar, dst
Dalam sudut lain, Asykuri Ibnu Chamin mengungkap bahwa suatu budaya demokrasi megandung prinsip-prinsip sebagai berikut :
a.Kebebasan menytakan pendapat b.Kebebasan berkelompok c.Kebebasan berpartisipasi d.Kebebasan antarwarga e.Kesetaraan gender f.Kedaulatan rakyat g.Rasa saling percaya h.Kerja sama
Keterbukaan dan Jaminan Keadilan

A.Pengertian keterbukaan dan Jaminan Keadilan
1. Keterbukaan
Keterbukaan adalah suatu sikap dan perasaan untuk selalu bertoleransi serta mengungkapkan kata-kata dengan sejujurnya sebagai landasan untuk berkomunikasi.

2. Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai suatu hal dan memberikan kepada siapa-siapa yang menjadi haknya, baik mengenai barang ataupun orang.


3. Macam-macam keadilan
Secara umum keadilan di bagi menjadi 2 yaitu:

a.Keadilan Individual
Keadilan individual adalah keadilan yang tergantung dari kehendak baik atau buruk masing-masing individu. Misalnya seorang ibu memberikan uang saku kepada anaknya sesuai kebutuhan. Jika sang ibu memberikan uang saku dalam jumlah yang sama kepada setiap anaknya, maka tindakan tersebut dikatakan tidak adil meskipun ia memberri secara sama rata.Keadilan individual tidak hanya tergantung dari kemampuan individu yang langsung bersangkutan,namun juga tergantung dari proses struktur proses dalam masyarakat.

b. Keadilan Sosial
Keadilan sosial adalah keadilan yang pelaksanaannya tergantung dari struktur kekuasaan dalam masyarakat.Keadilan sosial juga di pandang sebagai suatu keadan yang menggambarkan bahwa hasil pembangunan dapat di nikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Misalnya pembangunan yang merata di berbagai daerah.

4. Makna keterbukaan dan keadilan
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terjadi interaksi antar warga negara. Dalam interaksi tersebut akan ditemukan berbagai macam perbedaan baik dalam bahasa, budaya, adat istiadat dan lain-lain. Untuk menjaga hubungan yang baik, maka diperlukan rasa yang saling menghormati, percaya dan sikap keterbukaan. Dengan sikap keterbukaan tersebut, diharapkan keadilan yang menjadi dambaan setiap waga negara dapat terwujud.


Share 

Tauran tidak di anjurkan bagi warga negara indonesia

Selamat Datang di blogspot saya yang sederhana ini

LATAR BELAKANG TAWURAN 

 


  Kata tawuran mungkin sudah tidak aneh lagi di telinga para pelajar di Indonesia , memang agak miris pelajar yang harusnya belajar ini malah tawuran , tawuran sudah menjadi suatu budaya yang harus dilestarikan menurut mereka baik itu pelajar SMA/SMK/STM atau juga dikalangan pelajar SMP.
  Tawuran itu bagaikan obat pemuas emosi yang setiap harinya di makan oleh para pelajar , modus yang paling kuat dari tawuran itu sendiri adalah faktor SEJARAH antara kedua belah pihak sekolah , maksudnya begini mungkin kalian para pelajar pasti tau di setiap sekolah pasti selalu ada sekelompok murid nakal yang membuat satu komplotan atau sekarang trennya itu serdadu , biasanya komplotan/serdadu ini berdiri sesuai dengan berdirinya sekolah tersebutpermusuhan itu sendiri hanya akibat dari hal kecil seperti saling tatap muka antara kedua belah pihak dll dan yang membuat permusuhan itu adalah para serdadu itu menurut mereka menjaga nama kelompok serdadu adalah harga mati jadi apapun musuh yang menghadang mereka siap melawan memang sudah melenceng dari kegiatan pelajar namun itu lah kenyataannya , nama serdadu itu harus di wariskan dari generasi ke generasi dari sekolah tersebut jadi permusuhannya pun harus di wariskan dari generasi ke genarsi,itu tidak bisa dipungkiri dan di hindarkan tawuran pastilah tetap ada di kalangan pelajar , saya tau semua tentang tawuran di kalngan pelajar indonesia karena saya juga termasuk pelajar bodoh yang terjerumus hal tersebut tapi saya sudah tobat dari hal tersebut, tawuran dilakukan oleh 2 kubu mereka pasti membawa alat-alat tempur yang lagi tren sekarang itu gir motor pke sabuk atau "BR" nah orang yang pegang alat itu biasanya ada di barisan depan jadi kalau yg pegang br itu kalah maennya pasti kabur terbirit-birit ,tapi ada juga yang bawa samurai (SS/SR), celurit (CR) dll , orang yang ngdu alat ss / cr itu disebutnya tos-tos'an mereka kalau udah pegang yang begitu tidak inget mati . Para serdadu sekolah ini sudah tidak mengenal rasa malu lagi dimana pun dia ketemu musuhnya disitu juga terjadinya tawuran jadi mungkin serdadu sekolah ini gak bawa alat belajar di tasnya tapi alat tempur buat jaga-jaga , tawuran sudah jadi kompetisi antar pelajar yang menang dialah yang berkuasa atau yang berjaya , jadi kalau menang pada saat tawuran rasanya itu bagaikan bru membunuh musuh beratmu bagi para serdadu sekolah . saya berharap siapa pun itu tolong hentikanlah tawuran karena damai itu indah .
Tujuan Penulisan :
  1. Untuk mengetahui dan menelaah lebih jauh tentang tawuran antar pelajar.
  2. Untuk mengetahui penyebab tawuran antar pelajar di Indonesia.
  3. Untuk mengetahui solusi cerdas dalam menghadapi tawuran antar pelajar di Indonesia.
Manfaat Penulisan :
  1. Untuk penulis sendiri, penulis bisa berlatih untuk menghasilkan karya ilmiyah, dan juga untuk aktivitas akademik penulis.
  2. Untuk pembaca. Dengan membaca karya tulis ilmiah ini pembaca dapat mengetahui tentang fakta-fakta tawuran antar pelajar di Indonesia.
  3. Untuk mengetahui solusi cerdas dalam menyikapi dan menanggulangi tawuran antar pelajar.
KESIMPULAN DAN SARAN





Kesimpulan :
  1. Tawuran antar pelajar masih menjadi cara untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar kelompok. Cara-cara damai dengan musyawarah belum bisa terealisasi karena masih adanya ego bagi tiap-tiap kelompok yang masih berselisih. Sehingga kasus tawuran tidak hanya sekedar isu tetapi sudah menjadi menjadi masalah nasional.
  2. Akar-akar permasalahan terjadinya tawuran antar pelajar ada dua faktor. Dua faktor itu adalah faktor internal dan faktor eksternal pelajar.
  3. Solusi tawuran antar pelajar adalah dengan gagasan presiden Susilo Bambang Yudoyono yaitu tentang Penyusunan Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter. Dalam pendidikan karakter terdapat nilai-nilai seperti: (1) Toleransi, (2) Demokratis, (3) Cinta Tanah air, (4) Bersahabat /Komunikatif, (5) Cinta Damai, (6) Peduli Lingkungan, (7) Peduli Sosial dan (8) semangat kebangsaan. Nilai-nilai itulah yang harus ditanamkan lagi pada para pelajar untuk mencegah terjadinya tawuran lagi. Jadi pendidikan karakter merupakan solusi cerdas mengatasi tawuran antar pelajar.
Saran
  1. Pelajar di Indonesia diharapkan membuka mata lebar-lebar dan menyadari atas fungsi dan perannya sebagai generasi penerus bangsa. Sehingga tidak terjerumus pada demoralisai atau penurunan moral bangsa.
  2. Diharapkan dengan wacana  karya tulis ilmiah ini mampu memberikan masukan akan pentingnya  Pendidikan karakter dalam menanggulangi demoralisasi bangsa, khususnya tawuran antar pelajar.

Master Member: Dedek Romario





Dora Seftiana
Dedek Romario
Misna Wati
Dimas Maizano













                                                                   Tuti Hartati











Trimakasih Telah Mau mampir di blog saya semoga bermanfaat amien

drak baturaja

http://m.facebook.com

http://twitter.com